Kenapa Ada Orang Suka Nyium Buku? Ini Dia Istilah & Fakta Uniknya!

Pernah melihat seseorang membuka buku perlahan, lalu sebelum membaca… ia justru menghirup aromanya dalam-dalam? Jika itu terlihat aneh bagi sebagian orang, bagi pecinta buku perilaku itu adalah hal yang sangat wajar. Bahkan, kebiasaan ini punya istilah khusus yaitu Book Sniffer.
Fenomena ini semakin populer, terutama di kalangan pecinta literasi, kolektor buku, hingga pengunjung perpustakaan. Jadi, sebenarnya apa itu book sniffer? Kenapa orang bisa kecanduan aroma buku? Ini penjelasan lengkapnya.
Apa Itu Book Sniffer?
Book Sniffer adalah istilah untuk menggambarkan orang yang suka mencium aroma buku, baik buku baru, buku lama, maupun koleksi antik. Kebiasaan ini bukan sekadar iseng, tetapi bagian dari pengalaman membaca yang memberikan kepuasan tersendiri.
Bagi sebagian orang, aroma buku mampu menimbulkan rasa nyaman, memunculkan memori tertentu, hingga membuat aktivitas membaca terasa lebih hidup dan personal.
Kenapa Orang Suka Nyium Buku? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Meski terdengar sepele, ada penjelasan ilmiah di balik aroma khas yang membuat pecinta buku ketagihan.
1. Aroma Buku Baru Berasal dari Bahan Kimia Alami
Buku baru memiliki bau khas yang berasal dari kombinasi:
- tinta cetak,
- lem,
- kertas yang masih segar,
- serta proses pemanasan dalam percetakan.
Semua bahan tersebut menghasilkan aroma yang sering digambarkan sebagai “segar”, “hangat”, atau bahkan “menenangkan”.
2. Buku Lama Mengeluarkan Wangi Nostalgia
Buku yang sudah disimpan bertahun-tahun mengalami proses kimia bernama lignin breakdown, yaitu peluruhan zat yang membuat kertas menjadi menguning. Proses ini memunculkan aroma seperti:
- vanila,
- kayu,
- rempah,
- atau karamel.
Inilah yang membuat buku lama terasa memiliki “wangi nostalgia” yang khas dan sulit digantikan.
3. Memicu Kenangan dan Emosi Positif
Aroma memiliki hubungan langsung dengan bagian otak yang mengatur memori dan emosi (sistem limbik). Itulah kenapa mencium buku bisa:
- mengingatkan masa sekolah,
- memunculkan kenangan masa kecil,
- atau mengembalikan sensasi pertama kali menyukai membaca.
4. Memberikan Efek Menenangkan
Banyak book sniffer mengatakan bahwa aroma buku membantu meredakan stres. Sensasinya mirip aromaterapi, tenang, familiar, dan menenangkan.
5. Bagian dari Ritual Membaca
Bagi sebagian pecinta buku, mencium buku adalah ritual kecil yang membuat sesi membaca menjadi lebih sakral dan menyenangkan.
Apakah Menjadi Book Sniffer Itu Normal?
Tentu saja! Menjadi book sniffer bukan sesuatu yang aneh. Justru hal ini menunjukkan apresiasi terhadap buku tidak hanya dari sisi konten, tetapi juga dari sensori.
Seperti halnya orang yang mencintai aroma kopi, hujan pertama, atau kayu, pencium buku hanyalah bentuk ekspresi yang lebih personal.
Fakta Unik Tentang Book Sniffer
1. Ada Komunitas Pecinta Aroma Buku di Berbagai Negara
Di luar negeri, komunitas book sniffing cukup aktif, bahkan beberapa membuat forum untuk membahas jenis aroma buku favorit mereka.
2. Dunia Parfum Terinspirasi Dari Bau Buku
Ada merek parfum yang merilis aroma bertema “old library scent”, “old books”, hingga “fresh print”.
3. Aroma Buku Bisa Menjadi Penanda Kualitas Kertas
Ahli konservasi buku menggunakan aroma untuk mengetahui kondisi kertas, tingkat keasaman, dan usianya.
4. Setiap Buku Punya Aroma Berbeda
Aroma dipengaruhi oleh:
- jenis kertas,
- tinta,
- percetakan,
- tempat penyimpanan,
- dan usianya.
5. Bau Buku Bisa Menjadi Terapi Sensorik
Beberapa orang memanfaatkan book sniffing sebagai sarana relaksasi untuk mengurangi kecemasan.
Kenapa Fenomena Book Sniffer Semakin Populer?
1. Gaya Hidup Literasi Meningkat
Banyak anak muda yang semakin aktif membaca, baik buku fisik maupun digital. Ini membuat kebiasaan mencium buku jadi lebih dikenal.
2. Maraknya Konten Booktok dan Bookstagram
Konten creator sering memposting video mereka mencium buku, sehingga kebiasaan ini dianggap lucu, relate, dan estetik.
3. Kembali ke Buku Fisik di Era Digital
Meski e-book dan audiobook semakin populer, tetap saja aroma buku fisik punya daya tarik yang tidak tergantikan.
Apakah Book Sniffer Punya Dampak Negatif?
Secara umum, tidak. Selama buku tidak berjamur atau berdebu parah, mencium buku aman dilakukan. Yang perlu diperhatikan adalah menjaga kebersihan buku agar tidak menghirup partikel berbahaya dari kertas yang rusak.
Kesimpulan: Book Sniffer Adalah Bentuk Cinta Pada Buku
Menjadi Book Sniffer adalah bagian dari kecintaan terhadap dunia literasi. Aroma buku bukan hanya sekadar bau, tetapi pengalaman emosional dan sensorik yang membuat membaca semakin menyenangkan.
Jadi, kalau kamu termasuk orang yang suka nyium buku, kamu tidak sendirian. Kamu adalah bagian dari komunitas pecinta literasi yang menikmati kebahagiaan kecil dari aroma halaman-halaman kertas.
Kenapa Ada Orang Suka Nyium Buku? Ini Dia Istilah & Fakta Uniknya!
Meningkatkan Kepercayaan Diri: Kunci untuk Sukses dalam Hidup Kepercayaan diri adalah fondasi untuk mencapai tujuan hidup. Tanpa rasa percaya diri,... selengkapnya
Halo #sobatadab, mindab hadir lagi nih, dan kali ini mindab mau share informasi ke kalian yang sedikit ringan-ringan aja ya,... selengkapnya
3 Hobi yang membantu mu menjadi SUKSES ! 1. Membaca Kenapa penting? Hampir semua orang sukses punya kebiasaan membaca — dari... selengkapnya
MENGENAL 7 Jenis Karya Ilmiah Pengertian Karya Ilmiah Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, karya ilmiah adalah karya tulis yang dibuat... selengkapnya
Halo #sobatadab, kali ini mindab mau share informasi dan tips seputar karya tulis ya, yuk simak informasi berikut : Tentukan... selengkapnya
APA SIH MANFAAT DARI INTROSPEKSI DIRI? Introspeksi diri memiliki banyak manfaat yang sangat baik untuk perkembangan pribadi, baik dalam kehidupan... selengkapnya
Langkah mudah mengkonversi kti menjadi karya buku siap terbit halo #sobatadab, kalo kemarin mindab kasih informasi seputar apa itu konversi... selengkapnya
Halo #sobatadab, mindab balik lagi nih, dan kali ini mindab mau share informasi seputar alasan kita suka malas dalam menulis... selengkapnya
Istilah book-bosomed merupakan ungkapan klasik dalam bahasa Inggris yang menggambarkan seseorang yang sangat dekat dengan buku, bukan sekadar gemar membaca, tetapi menjadikan... selengkapnya
Halo #sobatadab, kali ini mindab mau share informasi dan tips seputar karya ilmiah ya, yuk simak informasi berikut : Pendahuluan... selengkapnya
Judul : Kerja Bahagia dengan BUS Way : Pola pikir mudah dan murah mencapai kerja optimal Penulis … selengkapnya
Rp 65.000Judul : Education 4.0 : Capaian Pembelajaran Abad 21 Penulis : Alif Lukmanul Hakim, S. Fil., M. Phil, Dr. Ir…. selengkapnya
Rp 97.000Judul : Pengembangan Pembelajaran Berbasis Budaya : Memahami Sejarah dan Tradisi Penulis : Abdul Khoir HS Ukuran : 14,5 x… selengkapnya
Rp 70.000Judul : Kajian Yuridis Atas Praktek Transfer Pricing oleh Korporasi Penulis : Dr. Amrie Firmansyah, M.M., M.Ak., M.E.,… selengkapnya
Rp 100.000Judul : KEWIRAUSAHAAN BIDANG PENDIDIKAN MATEMATIKA Penulis : Nur Rahmah Ukuran : 14,5 cm x 21 cm Tebal :… selengkapnya
Rp 70.000Judul : Relaksasi Otot Progresif Menurunkan Stress dan Gula Darah Penderita Diabetes Melitus Penulis : Dr. Reni Prima Gusty, S.Kp.,… selengkapnya
Rp 96.000Judul : LEUKIMIA PADA ANAK : KEMOTERAPI & KELELAHAN (FATIGUE) Penulis : Dr…. selengkapnya
Rp 70.000Judul : Seandainya Hidup Bisa Diulang: Tapi Nyatanya Tidak Penulis : Hartoyo Ukuran : 14,5 x 21 Tebal : 108… selengkapnya
Rp 70.000Judul : Antologi Puisi : Kisah Tentang Hari itu Penulis : Wegig Panji Prasasti, M.Pd., Zaskia Al Khalifi, Nabila Oktad… selengkapnya
Rp 70.000Judul : Enus Bi Kuan Soe Penulis : Dr Margarita D. I. Ottu, M.Pd.K.,M.Pd.., dan H. Muhammad G. Arifoedin, S.Pd.,MM…. selengkapnya
Rp 198.000
Saat ini belum tersedia komentar.